Pesan "Your message wasn't delivered because the address couldn't be found, or is unable to receive mail" berarti email yang Anda kirimkan tidak berhasil sampai ke penerima dengan alamat yaasokhitafonao@mail.com. Hal ini terjadi karena sistem email tujuan melaporkan bahwa alamat email tersebut tidak dapat ditemukan atau tidak dapat menerima pesan. Pesan ini umumnya dikenal sebagai "email bounce" atau email yang ditolak.
Ketika Anda menerima notifikasi bahwa email Anda tidak terkirim dengan pesan "address couldn't be found, or is unable to receive mail", ini menandakan bahwa server email pengirim tidak dapat terhubung ke server email penerima atau alamat email yang dituju tidak valid atau tidak ada lagi. Kondisi ini mirip dengan surat pos yang dikembalikan karena alamatnya salah atau penerimanya sudah tidak tinggal di sana.
Pesan error ini sering kali disertai dengan informasi tambahan dari sistem pengiriman email (Mailer Daemon atau Postmaster). Informasi ini bisa mencakup kode kesalahan tertentu yang dapat membantu Anda memahami lebih spesifik mengapa email tersebut gagal terkirim. Misalnya, kode seperti "550 5.4.1 Alamat penerima ditolak: Akses ditolak" bisa muncul jika alamat email tidak ada.
Ada beberapa alasan mengapa email bisa gagal terkirim dan menghasilkan pesan seperti yang Anda alami. Memahami penyebab ini penting untuk dapat menemukan solusi yang tepat.
Ini adalah penyebab paling umum. Kesalahan pengetikan sekecil apa pun pada alamat email penerima (misalnya, salah mengeja nama domain, tanda baca yang salah, atau spasi tambahan) dapat menyebabkan email tidak sampai. Alamat email juga bisa tidak valid jika akun tersebut sudah dihapus, dinonaktifkan, atau memang tidak pernah ada.
Beberapa kesalahan umum dalam penulisan alamat email meliputi:
Jika kotak masuk email penerima telah mencapai batas penyimpanannya, server email mereka mungkin menolak email baru. Ini seperti mencoba memasukkan barang ke dalam kotak yang sudah penuh.
Terkadang, masalah bukan pada alamat email itu sendiri, tetapi pada server email yang mengelola akun penerima. Server mungkin sedang tidak tersedia, mengalami overload, atau ada konfigurasi yang salah yang menyebabkan email ditolak.
Sistem keamanan email penerima mungkin menganggap email Anda sebagai spam, berisi malware, atau konten yang mencurigakan, sehingga email tersebut langsung ditolak.
Ilustrasi kemungkinan email ditandai sebagai spam oleh server penerima.
Setiap penyedia email memiliki batas ukuran untuk email dan lampirannya. Jika email Anda terlalu besar, server penerima mungkin menolaknya.
Setelah memahami penyebabnya, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mencoba mengatasi masalah email yang gagal terkirim:
Ini adalah langkah pertama dan terpenting. Buka kembali pesan yang gagal terkirim (biasanya ada di folder Draf atau Kotak Keluar) dan bandingkan alamat email yang Anda masukkan dengan alamat yang benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengetikan.
Meskipun gambar ini tentang membersihkan kotak masuk, penting untuk memastikan kotak masuk penerima tidak penuh.
Pastikan email yang Anda kirim memang ada di folder Email Terkirim. Jika tidak, mungkin Anda menghapusnya sebelum sempat terkirim atau email tersebut masih ada di folder Draf.
Ada kemungkinan email Anda masuk ke folder spam atau kotak masuk lainnya (seperti folder "Promosi" atau "Sosial" di Gmail) daripada kotak masuk utama penerima. Mintalah penerima untuk memeriksa folder-folder ini.
Jika memungkinkan, hubungi penerima melalui saluran komunikasi lain (telepon, pesan instan) untuk menanyakan apakah alamat email mereka masih aktif dan dapat menerima pesan.
Koneksi internet yang tidak stabil atau lambat dapat menyebabkan email tertunda atau gagal terkirim. Pastikan Anda terhubung ke jaringan Wi-Fi atau data seluler yang stabil.
Jika Anda menggunakan aplikasi email di desktop atau ponsel, coba kirim email melalui antarmuka web penyedia email Anda (misalnya, mail.google.com untuk Gmail) atau aplikasi email lain. Ini dapat membantu menentukan apakah masalahnya ada pada aplikasi email yang Anda gunakan atau akun email itu sendiri.
Jika email Anda memiliki lampiran, periksa ukurannya. Jika terlalu besar, coba kompres file, unggah ke layanan penyimpanan awan (seperti Google Drive atau Dropbox) dan kirimkan tautannya, atau kirim lampiran dalam beberapa email terpisah.
Pada perangkat seluler, coba nonaktifkan dan aktifkan kembali fitur sinkronisasi akun email Anda di pengaturan telepon.
Salah satu solusi untuk email dalam antrean adalah memeriksa pengaturan sinkronisasi.
Keluar dari akun email Anda dan masuk kembali. Terkadang, ini dapat menyelesaikan masalah konektivitas sementara.
Jika langkah-langkah di atas tidak berhasil, kemungkinan masalahnya ada di sisi penerima. Mintalah penerima untuk menghubungi penyedia layanan email mereka untuk menanyakan apakah ada masalah dalam menerima email.
Meskipun tidak secara langsung mengatasi masalah pengiriman, mengetahui cara menerjemahkan email bisa sangat berguna dalam komunikasi lintas bahasa.
Gmail memiliki fitur terjemahan bawaan yang memudahkan Anda memahami email dalam bahasa asing. Jika Gmail mendeteksi email masuk dalam bahasa yang berbeda dari pengaturan default Anda, bilah terjemahan akan muncul di bagian atas email. Anda cukup mengklik "Lihat Pesan yang Diterjemahkan" untuk melihat isinya dalam bahasa yang Anda inginkan.
Untuk menerjemahkan email secara manual di Gmail, Anda dapat:
Jika fitur terjemahan bawaan tidak tersedia atau Anda menggunakan klien email lain, Anda dapat menyalin dan menempelkan isi email ke Google Translate melalui situs web atau aplikasinya untuk menerjemahkannya.
Berikut adalah rangkuman penyebab umum email gagal terkirim dan langkah-langkah perbaikannya:
| Penyebab | Penjelasan | Solusi |
|---|---|---|
| Alamat Email Tidak Valid/Salah | Alamat email penerima tidak ada, sudah dihapus, atau ada kesalahan pengetikan. | Periksa kembali alamat email penerima dengan teliti. Hubungi penerima melalui cara lain untuk verifikasi alamat. |
| Kotak Masuk Penuh | Penerima telah mencapai batas penyimpanan email mereka. | Mintalah penerima untuk menghapus beberapa email atau meningkatkan kuota penyimpanan mereka. |
| Masalah Server Penerima | Server email penerima sedang tidak berfungsi, kelebihan beban, atau ada masalah konfigurasi. | Tunggu beberapa saat dan coba kirim kembali. Penerima mungkin perlu menghubungi penyedia email mereka. |
| Dianggap Spam/Berbahaya | Sistem keamanan penerima menandai email Anda sebagai tidak diinginkan. | Mintalah penerima untuk memeriksa folder spam. Pastikan konten email Anda tidak mencurigakan atau berisi tautan/lampiran yang berisiko. |
| Ukuran Email/Lampiran Terlalu Besar | Ukuran total email melebihi batas yang diizinkan oleh server penerima. | Kompres lampiran, gunakan layanan penyimpanan awan untuk berbagi file besar, atau bagi email menjadi beberapa bagian. |
| Masalah Koneksi Internet | Koneksi internet pengirim tidak stabil atau terputus. | Periksa koneksi internet Anda dan pastikan stabil. |
Pesan dari "Mailer Daemon" atau "Postmaster" adalah notifikasi otomatis dari sistem pengiriman email yang memberi tahu Anda bahwa email Anda tidak berhasil terkirim. Pesan ini biasanya berisi informasi tentang alasan kegagalan pengiriman, termasuk kode kesalahan.
Secara umum, email yang sudah terkirim tidak bisa diedit. Namun, beberapa penyedia email (seperti Gmail dengan fitur "Undo Send") memberikan jeda waktu singkat setelah email dikirim di mana Anda dapat membatalkan pengiriman dan mengedit email tersebut di folder draf.
Email bounce adalah email yang tidak dapat terkirim ke alamat penerima yang dituju dan dikembalikan ke pengirim dengan pesan notifikasi kegagalan. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan seperti alamat tidak valid, kotak masuk penuh, atau masalah server.
Untuk mengurangi kemungkinan email Anda ditandai sebagai spam, hindari penggunaan kata-kata yang sering terkait dengan spam, jangan gunakan terlalu banyak tanda baca atau huruf kapital, pastikan penerima telah menambahkan Anda ke daftar kontak mereka, dan jika Anda mengirim email massal, pertimbangkan untuk menggunakan layanan email marketing yang memiliki reputasi baik.